Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2009

Resep dan Gambaran Kepribadian Sukses ala New Psycho-Cybernetics

Maxwell Maltz dalam bukunya yang berjudul “ The New Psycho-Cybernetics ” (2004) memberi resep tentang gambaran kepribadian sukses, dengan rumusan akronim yang mudah diingat yaitu : SUCCESS . Berikut ini saripati resep yang diberikannya, yang mungkin akan berguna bagi Anda, dan tentunya sebagai bahan refleksi bagi saya sendiri. 1. S ense of Direction (Kesadaran akan Arah) Carilah sasaran yang layak Anda capai. Lebih baik lagi kalau Anda tetapkan suatu proyek. Putuskanlah apa yang Anda inginkan dari satu situasi. Lihatlah ke depan, jangan ke belakang. Milikilah selalu sesuatu di depan Anda untuk dijadikan harapan. Kembangkanlah “nostalgia masa depan” ketimbang masa lalu. “Nostalgia masa depan” itu bisa membuat awet muda. Bahkan tubuh Anda pun takkan berfungsi dengan baik, jika Anda tidak lagi menjadi seorang pencapai sasaran dan tidak mempunyai harapan apa-apa lagi. Karena alasan inilah seringkali seseorang meninggal tidak lama setelah pensiun. Kalau Anda tidak berupaya mencapa

Mengubah cara kita memikirkan dakwah

Oleh : Ust. Anis Matta * --- Konflik dengan penguasa, misalnya. Ini realitas yang mewarnai pola hubungan antara gerakan da’wah dengan penguasa selama ini. Realitas ini berakar pada persepsi gerakan da’wah tentang penguasa sebagai kumpulan para thaghut. Begitu persepsi ini menguasai pikiran kita, sense of war langsung menyalakan alarm perang ketika kita berhadapan dengan penguasa. --- Ada perasaan sia-sia yang menjalar perlahan di hati seorang dosen. Malam itu semua usahanya meyakinkan para mahasiswanya tentang keunggulan ekonomi Islam gugur berkeping-keping, hanya karena sebuah pertanyaan sederhana seorang mahasiswa. Rasanya semua energi intelektualnya sudah dikerahkan. Enam belas kali pertemuan dalam satu semester. Menurut dosen yang juga aktivis itu, jumlah tersebut cukup guna membangun keyakinan kokoh di benak para mahasiswa tentang keunggulan sistem ekonomi Islam di atas semua sistem lainnya. Ia meyakinkan mereka dengan membuat perbandingan ideologi dan sistem yang sangat ras

Saya ini sedang Futur

Saya ini sedang futur terbukti dengan ogah-ogahan datang liqo dengan alasan klasik, kuliah-lah, kerja-lah, lelah-lah, cape-lah, sibuk-lah, ini-lah, itu-lah Saya ini sedang futur Jarang baca buku tentang Islam lagi demen baca koran dulu tilawah tidak pernah ketinggalan sekarang satu lembar sudah lumayan tilawah sudah tidak lagi berkesan nonton bola ketagihan bahkan sampe lewat tengah malam tahajjud?? wassalam Saya ini sedang futur mulai malas sholat malam, jarang ber- tafakkur ba'da shubuh, kanan kiri salam lantas kembali mendengkur apalagi waktu libur sampai menjelang dzuhur Saya ini sedang futur sedikit dzikir kebanyakan tidur belajar ngawur ibadah pun hancur shohib-shohib kaga ada yang negur Saya ini sedang futur hati beku otak ngelantur mikirin orang se-dulur diri sendiri kaga pernah ngukur ente tau-lah ane sekarang seneng duduk dikursi goyang perut kenyang hati melayang mulut sibuk ngomongin orang aib sendiri ga kebayang ente tau ane bengal bangun malam sering diti